Share on Google+Tweet about this on TwitterShare on Facebook

APRESS RELEASE
PERINGATAN HARI ULANG TAHUN KE-26 YAYASAN ANAND ASHRAM
Jakarta, 14 Januari 2016

 

Yayasan Anand Ashram (berafiliasi dengan PBB) menyelenggarakan kegiatan Peringatan Hari Ulang Tahun yang ke-26 pada Kamis 14 Januari 2016 yang bertempat di Aula Perpusnas RI, Jl. Salemba No. 28A Jakarta. Kegiatan acara peringatan ini dilakukan dengan digelarnya Seminar Nasional yang mengapresiasi Buku karangan Anand Krishna berjudul “Dvipantara Dharma Sastra : Kebijaksanaan Kuno untuk Masa Kini” dengan pembicara Prof. Dr. Sri Rochana W., S.Kar., M. Hum (Rektor ISI Surakarta), Lucky Hendrawan, M.Des (Pelaku Ajar Pikukuh Sunda), dan dr. Wayan Sayoga (Anand  Ashram).

Buku Dvipantara Dharma Sastra ini adalah transkreasi spiritual dari Kitab Kebijaksanaan Kuno Sara-Samuccaya (Bali), Slokantara (Jawa) dan Sevaka Dharma (Sunda) yang bisa dijadikan referensi penting bagi manusia modern Indonesia dalam menemukan jati diri dan pedoman diri untuk menjalani kehidupan masyarakat dalam era globalisasi ini.

Yayasan Anand Ashram didirikan oleh Spiritualis Anand Krishna sejak 26 tahun yang lalu bertujuan menciptakan masyarakat yang tercerahkan berdasarkan nilai-nilai universal perdamaian diri, cinta kasih dan global harmoni. Anand Ashram sesuai dengan visinya : Satu Bumi Satu Langit Satu Umat Manusia, membawahi beberapa pusat kesehatan holistik dan pemberdayaan diri dengan menggunakan metode latihan Yoga dan Meditasi di Jakarta, Ciawi, Jogjakarta, Kuta dan Ubud – Bali.

Selama 26 tahun, Anand Ashram tidak hanya menyelenggarakan dan memfasilitasikan berbagai pelatihan Meditasi dan Yoga saja, tetapi juga mendalami berbagai kitab-kitab kebudayaan lokal yang penuh dengan model–model spiritual pemberdayaan diri, yang dapat dijadikan referensi bagi manusia modern Indonesia untuk menemukan pedoman diri sebagai bekal utama dalam berkarya dan hidup berdampingan secara damai dan harmonis di tengah-tengah masyarakat dunia.

Salah satu hasil dari pendalaman Kitab Kebijaksanaan Kuno yang dikenal di masing-masing daerah di Indonesia, yakni Bali, Jawa dan Sunda, dirangkum dalam Buku Dvipantara Dharma Sastra. Buku ini diapresiasi dalam Seminar Nasional dan Apresiasi Buku sebagai hasil kerjasama Yayasan Anand Ashram dengan Perpustakaan Nasional dan Sahabat Perpusnas sebagai pihak – pihak yang sama-sama selalu berusaha menjaga dan melestarikan serta mengapresiasi kebijaksanaan kuno sebagai harta karun bangsa yang tak ternilai harganya.