Share on Google+Tweet about this on TwitterShare on Facebook

77Perhatian berlebihan dan cinta ( buta ) terhadap anak dan murid akan menjadikan mereka manja dan tumpul. Dan di sisi lain, menegur mereka ketika mereka salah menjadikan mereka bijak dan menghindari kesalahan yang sama. Oleh karena itu, (orang tua dan guru) yang bijak, tidak boleh alpa dalam mendisiplinkan anak dan murid untuk mengasah buddhi mereka, kemampuan mereka untuk memilah, intelegensia sejati, yang menjadikan mereka bijak.

~ Vrati-Sasana, sloka 12

Angin similir yang berhembus sejuk menyapa para peserta muda/i Sadhana Camp (4) yang duduk di Aula As.Salam. Acara ini diadakan pada hari Jumat-Minggu (22-24/07/2016), bertempat di One Earth Retreat Centre, Ciawi, Bogor (www.oneearthretreat.com)

Sadhana camp ini terselenggara berkat kerjasama Yayasan Anand Ashram (Centre for Wellbeing and Self Empowerment), PT Taspen, BEM Sekolah Tinggi Agama Hindu Dharma Nusantara Jakarta juga Centre for Vedic and Dharmic Studies.

Dalam acara yang diadakan selama 3 hari 2 malam ini peserta diajak dalam berbagai rangkaian kegiatan mulai dari berdiskusi tentang ajaran leluhur hingga menyelami dan memahami filosofi Yoga agar dapat mengaplikasikan Yoga di dalam kehidupan sehari-hari dan dapat memahami bahwa setiap jiwa mengandung keagungan illahi.

Sesungguhnya setiap jiwa mengandung yang ilahi. Tujuan hidup adalah mewujudkan keilahian di dalam diri dengan jalan mengontrol sifat-sifat alami di luar dan di dalam diri.
Praktekkan hal ini melalui kerja, atau persembahan, atau latihan-latihan batin, atau melalui perenungan. Praktekkan salah satu atau lebih dari hal-hal tadi — dan capailah kebebasan.

~ Swami Vivekananda dalam bukunya “Suara Kebangkitan”

Masa muda yang dipergunakan dengan sebaik-baiknya akan dapat menjamin masa depan yang lebih gemilang. Harapannya semoga para peserta Sadhana Camp kali ini membawa bekal yang berharga bagi kehidupan mereka untuk menjadi manusia yang dapat memahami dan menegakan dharma.